Ciri-Ciri Lovebird Fighter Serta Perawatan Harian Dan Lomba

Para pecinta lovebird tentu ingin memiliki burung yang dikenal dengan suara ngekek ini bermental fighter. Namun terkadang masih banyak yang belum mengetahui, bagaimana sih ciri-ciri burung lovebird yang bermental fighter.

ciri burung lovebird fighter dan cara perawatannya

Bentuk atau ciri-ciri lovebird bermental fighter seperti yang kami kutip dari Group MLF adalah:
  1. Berkepala cepak
  2. Matanya bulat
  3. Memiliki paruh yang tebal
  4. Leher panjang berisi
  5. Bagian dada membusung
  6. Sayap burung menyilang (membentuk huruf X)
  7. Ekor burung besar dan rapi
  8. Kaki mencengkeram kuat pada tangkringan

Selain cirri fisik, saat akan memilih/membeli burung lovebird yang bagus (fighter) perlu juga untuk mengetahui cirri atau tingkah laku burung tersebut, yaitu:
  1. Gacor
  2. Latah (saat dikejutkan mengeluarkan suara)
  3. Memiliki suara yang kencang/keras
  4. Saat mendengar suara burung lovebird lainnya, burung tersebut langsung menyilangkan kedua sayap (membentuk huruf “X”) serta membusungkan dada.
Setelah Anda menemukan dan membeli burung lovebird dengan ciri-ciri seperti dijelaskan diatas, maka hal penting lainnya yang perlu diketahui adalah cara perawatannya.

Perawatan burung lovebird agar tetap sehat dan bermental juara maka harus konsisten dalam merawatnya. Adapun perawatan terbagi menjadi 2, yaitu rawatan harian dan rawatan saat akan diperlombakan.

Rawatan Harian Burung Lovebird
Perawatan harian burung lovebird yang masih muda juga harus dibedakan dengan burung yang sudah dewasa. Untuk perawatan yang masih muda adalah sebagai berikut:
  • Pada pagi hari, sekitar pukul 05.30 burung lovebird diembunkan.
  • Setelah pengembunan, lovebird dimasukan kekandang umbaran untuk olahraga secukupnya.
  • Kemudian burung di istirahatkan kurang lebih 15 menit.
  • Setelah itu burung dimandikan dan kemudian dijemur selama 15 menit.
  • Selesai penjemuran burung diangin-anginkan sebentar dan kemudian burung dikerodong sambil diperdengarkan suara masteran. (Silahkan download suara masteran burung Lovebird pada artikel - Suara Lovebird Durasi Panjang Plus Isian)
  • Pada sore atau malam hari, lovebird dapat diangin-anginkan kembali dan kemudian dimandikan (jangan sampai terlalu basah kuyup). Setelah itu dianginkan kembali sebentar dan kemudian dikerodong kembali sambil diperdengarkan suara masteran.
Itulah perawatan burung lovebird yang masih muda, sedangkan burung yang sudah dewasa dilakukan dengan perawatan sistem koloni.

Sistem koloni yaitu burung dicampur dengan burung lovebird betina dalam satu kandang. Perawatannya adalah sebagai berikut:
  • Pada pukul 5.30, ambil burung lovebird dari kandang koloni dan kemudian masukan kekandang umbaran sambil diembunkan.
  • Setelah sekitar 20 menit, burung lovebird diolahragakan (usahakan burung terbang dalam kandang umbaran).
  • Setelah cukup berlolahraga, burung di istirahatkan selama 15 menit. Kemudian burung dimasukan kembali ke kandang koloni untuk berduaan dengan pasangannya.
Penting untuk diketahui, dalam melakukan perawatan harian baik untuk yang masih muda maupun yang sudah dewasa adalah berikan pakan milet putih saja (jangan dicampur dengan pakan lainnya). Sedangkan untuk minumnya gunakan air bersih.

Perawatan Lomba Burung Lovebird
Dalam melakukan perawatan burung lovebird yang akan dilombakan sebenarnya tidak ada setingan yang khusus, hanya diperlukan makanan tambahan seperti VIT Power Lovebird yang dapat anda beli di toko burung.

Sedangkan burung lovebird yang siap untuk dilombakan memiliki cirri-ciri:
  • Bulu rapih/tidak kusut
  • Burung santai dan jarang ngekek
  • Teriak sambil menyilangkan kedua sayap membentuk hurup X dan membusungkan dada ketika mendengar suara lovebird lawan.
 Itulah cirri-ciri burung lovebird fighter serta cara perawatannya. Semoga bermanfaat bagi para lovebird mania di Indonesia.

Ciri-Ciri Lovebird Fighter Serta Perawatan Harian Dan Lomba