Metode Penjinakan Burung Trucukan Sesuai Tingkatan

Menjinakkan burung trucukan menjadi salah satu prioritas dalam perawatan selain membuatnya mampu berkicau gacor. Proses penjinakan seekor burung sebaiknya melihat kondisi kesehariannya agar dapat berhasil secara maksimal.

metode penjinakan burung trucukan

Kali ini suaraburungs.com akan berbagi cara membuat jinak burung trucukan menyesuaikan kondisi/tingkatan burung yang kami kutip dari group BTRI yaitu Ringan (kondisi burung tenang jika didekati orang), Sedang (kondisi burung masih tenang jika didekati dalam jarak 4 meter), dan Berat (kondisi burung tidak bisa tenang atau terus loncat-lancat dan nabrak-nabrak jeruji).

Cara Menjinakan Burung Trucukan


Kondisi Ringan
Jika burung dalam kondisi ringan dimana tetap tenang saat didekati dan ketika kita mencoba menggoyangkan sangkar, namun akan melakukan loncat-loncat saat tangan kita masukan kedalam sangkar. Penjinakan yang dilakukan adalah cukup gantang ditempat yang ramai, kemudian semprot burung sampai basah kuyup. Kemudian jemur burung ditampat yang rendah sambil kita tungguin didekatnya, cara ini agar sang burung tidak merasa terancam dengan diri kita.

Kondisi Sedang
Cara menjinakan burung trucukan yang tenang jika didekati dalam jarak 4 meter namun akan kelabrakan jika dalam jarak dekat adalah dengan sering dimandikan. Semprot bagian kepala burung bagian belakang sampai burung berbunyi kiek kiek, setelah itu baru bagian tubuhnya disemprot hingga basah kuyup. Kemudian jemur dengan sangkar ditaruh di tanah atau digantang yang tingginya tidak melebihi muka kita. Setelah kondisi kering baru kita beri EF jangkrik atau kroto.

Baca juga: Melatih Mental Trucukan Agar Nggaruda

Kondisi Berat
Kondisi burung yang jika melihat orang maka langsung nabrak-nabrak jeruji, salto maupun loncat-loncat tidak mau diam. Penjinakan dengan kondisi ini memang dibutuhkan kesabaran dan konsisten agar hasilnya maksimal, caranya:
  • Mandikan burung trucukan 3 kali sehari (pagi, siang, dan sore)
  • Gunakan sangkar yang ukurannya kecil (20x20x20cm atau 25x25x25cm) atau Anda dapat menggunakan sangkar burung pleci. Jika masih sering melakukan salto maka pada bagian atas sangkar dapat ditutup dengan kardus agar burung tidak punya celah untuk melakukan salto.
  • Cara memandikan burung adalah dengan cara disemprot pada bagian kepala terlebih dahulu sampai trucukan mengeluarkan bunyi kiek kiek, kemudian baru bagian tubuhnya hingga basah kuyup.
  • Jemur dengan kondisi sangkar ditaruh pada tempat yang rendah dan banyak dilalui orang. Setelah kering kasih EF secukupnya.
  • Jika burung trucukan sudah mulai jinak tingkat sedang, maka pindah kedalam sangkar yang lebih besar dan rajin diberi Extra Fooding (EF).
Baca juga: Tips Membuat Trucukan Gacor dan Bersuara Kristal

Itulah metode penjinakan trucukan sesuai dengan tingkatannya. Jangan lupa untuk selalu membersihkan sangkar dari kotoran agar burung terbebas dari bakteri. Semoga bermanfaat.