Tips Merawat Burung Kacer Untuk Lomba (Pencarian Karakter, Setingan Harian dan Lomba)

Bagi yang sudah berpengalaman dalam merawat burung kacer tentu tidaklah sulit untuk menemukan karakter burung peliharaannya. Sehingga dapat dengan mudah dalam mengolah burung agar dapat tampil prima baik saat sedang digantang dirumah maupun ditempat lomba. Lain halnya dengan seorang pemula yang baru mengenal burung kacer bukan?

merawat kacer untuk lomba_9988745

Ada banyak kasus dimana seorang pemula yang membeli kacer yang sudah jadi dari para seniornya namun karena tidak diberi tahu settingan aslinya, maka burung yang sudah dibeli tidaklah semoncer ketika dirawat oleh pemilik sebelumnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang merasa masih pemula sebaiknya mempelajari bagaimana cara merawat burung kacer itu.

Disarankan juga untuk tidak membeli burung kacer yang sudah mapan jika belum tahu dengan benar tentang perawatannya agar tidak kecewa, karena kacer yang sudah jadi harganya tentu mahal bukan? Mempelajari cara merawat burung kacer bisa Anda lakukan dengan belajar ke para master kacer atau juga dari berbagai informasi yang banyak bertebaran di internet, salah satunya di Suaraburungs.com ini. Seperti contoh artikel berikut tentang bagaimana cara merawat burung kacer bagi pemula yang kami kutip dari group KMI.

Memilih kacer bahan untuk lomba


Membeli kacer bahan tentu tidak boleh sembarangan, carilah burung yang memiliki kriteria bagus, seperti bentuk paruh, sayap dan badannya oke. Anda dapat membeli kacer bahan di ombyokan hasil tangkapan ataupun dari peternak.

Fokus pertama yang perlu dilakukan adalah membuat burung jinak (biasanya burung yang dari hasil tangkapan itu giras), jadi jangan mencari settingan terlebih dahulu. (baca juga: 3 Cara Menjinakkan Brung Kacer Yang Giras)

Jika Anda membeli yang sudah jinak (hasil ternak) maka focus pertama adalah melatih mental kacer bertempurnya (bawa setidaknya 2 minggu sekali untuk latber, maksimal 10 menit). Dan jika membeli burung kacer yang sudah siap mental (tidak takut dengan orang), namun bermasalah pada mental tarungnya, suka ngetem, ekor tidak mekar, nabrak-nabrak jeruji, mbagong, dan lain-lainnya maka Anda dapat melakukan hal berikut ini:

Makanan
Pemelihara burung kacer tentu harus tahu khasiat dari makanan yang diberikannya.

1. Jangkrik
Khasiat dari jangkrik adalah untuk menambah stamina burung. Disarankan bagi Anda saat baru membeli jangkrik untuk didiamkan terlebih dahulu selama 3 hari, beri makan jangkrik tersebut dengan jahe dan kunyit.

2. Kroto
Kroto berkhasiat untuk menggacorkan burung dan memiliki banyak protein. Akan tetapi mudah menaikkan birahi burung, karena itu pemberian kroto sangat cocok bagi burung rumahan yang tidak gacor. Sedangkan untuk burung yang khusus lomba, maka diperlukan takaran yang tepat.

3. Ulat Hongkong/UH
Khasiat dari UH adalah untuk membangkitkan daya fighter burung serta pendongkrak stamina.

4. Ulat Bumbung dan Ulat Daun Pisang
Berkhasiat untuk mendinginkan suhu tubuh burung atau menurunkan kacer OB (over birahi)

5. Larva Tawon
Berkhasiat untuk menambah stamina burung. Untuk KC yang suka gembos, pemberian larva tawon harus disesuaikan karena memiliki efek yang sangat panas.

Cara mencari karakter settingan burung (setting harian dan lomba)


Bagaimana menemukan settingan harian yang cocok untuk burung kacer peliharaan Anda? Berikut tips yang bisa Anda lakukan.

Settingan untuk harian
  • Setting pakan: Beri kacer makanan pada pagi hari jangkrik sepuasnya, beri satu persatu sampai burung tidak mau makan lagi. Sebagai contoh: jika diberikan jangkrik 10 dan sisa 4, maka Anda dapat melakukan pemberian 3 jangkrik pada waktu pagi dan sore hari 3 jangkrik.
  • Setting mandi: Pagi hari masukan keramba kedalam sangkar, biarkan burung untuk mandi sendiri. Jika burung tidak mau mandi, lakukan penjemuran terlebih dahulu. Jika tidak mau mandi juga, coba untuk memandikan pada sore harinya. Intinya janganlah memaksakan kacer untuk mandi, biarkan dia mandi dengan sendirinya.
Settingan untuk lomba

Settingan disaat akan mengikuti perlombaan tetap berpedoman pada settingan hariannya.
  • Pemberian jangkrik: Jika saat harian 3 pagi dan sore, maka sebelum H-3 pemberiannya 6 pagi dan 6 sore hari.
  • Melihat perilaku burung: Jika kacer sudah ngebyak ekornya, maka settingan sudah pas bagi burung. Jika masih belum, maka tambahkan makanan kroto di sore hari 1 sendok makan. Lihat keesokan harinya, jika ekor sudah ngebyak atau sudag gacor berarti birahi kacer sudah tumbuh. Anda dapat mengujinya dengan bersiul, jika ekor kacer terlihat ngebyak berarti settingan sudah tepat.
Saat burung di area perlombaan (belum kontes), lihat ekornya jika ngebyak maka cepat-cepatlah untuk dijauhkan dari erea perlombaan. Karena takut burung jagoan Anda kedodoran saat mengikuti perlombaan. Ciri-ciri burung kedodoran adalah bunyinya selalu monoton atau tidak bervariasi. Jika sudah terlanjur kedodoran, maka berilah UH atau Larva Tawon (minimal 3 ekor) untuk mendongkrak stamina.


Lihat juga: Koleksi Kicau Kacer Durasi Panjang

Itulah tips dasar merawat burung kacer untuk lomba yang bisa Anda terapkan pada burung jagoan Anda. Semoga burung peliharaan Anda dapat berprestasi gemilang disetiap perlombaan.
Tag : Kacer, Perawatan