Tips Memilih Makanan Kucing Yang Baik

Memberikan makanan kucing berkualitas bagus merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pemeliharanya, selain merupakan sebuah tanggung jawab makanan yang berkualitas juga akan membuat kucing kesayangan anda menjadi tumbuh sehat dan bersih.

memilih-makanan-kucing-yang-baik_32562100

Nutrisi yang dibutuhkan kucing


Makanan kucing yang berkualitas baik adalah makanan bernutrisi tepat yang dibutuhan sang kucing. Untuk mengetahui apakah makanan yang diberikan sudah sesuai kebutuhan nutrisinya untuk kucing, maka ada baiknya kita mempelajari nutrisi-nutrisi apa yang dibutuhkannya.

1. Protein nabati

Sebagai binatang karnivora, kucing sangat membutuhkan makanan yang mengandung protein nabati. Di alam liar kucing memenuhi kebutuhan protein nabati didapat dari hewan lain yang dimangsanya seperti tikus.

Untuk itu makanan terbaik bagi kucing adalah makanan yang alami. Makanan alami bisa kita buat sendiri dengan memberikan daging seperti ayam dan ikan ditambah dengan pemberian vitamin. Namun bagi anda yang tidak mempunyai banyak waktu untuk membuat makanan sendiri bagi kucing tentu akan sangat merepotkan, selain itu makanan tersebut juga tidak mampu bertahan lama. Solusinya adalah dengan membeli makanan kucing/cat food kemasan, namun dalam membeli cat food anda juga harus memperhatikan kandungan nutrisi bahan-bahannya.

Memberi makanan kucing dalam kemasan perlu dilihat apakah bahan dasar daging aman untuk dikonsumsi kucing atau tidak. Biasanya makanan kucing kemasan yang baik akan tercantum human grade meat pada labelnya, jika tidak tercantum maka anda perlu mewaspadai karena bisa jadi bahan dasar daging tersebut merupakan sisa-sisa tubuh hewan yang sudah mati. Oleh karena itu sebaiknya pilih produk yang berbahan alami, walaupun harga sedikit mahal akan tetapi kualitasnya bagus untuk kucing anda.

2. Mengandung kadar air

Kucing sangat membutuhkan makanan yang mengandung kadar air tinggi. Dalam alam liar, kucing memakan mangsa yang tubuhnya memiliki kandungan air sekitar 70%. Oleh sebab itu jika kucing diberi makanan jenis dry food (makanan kering) dan tidak di imbangi dengan pemberian air untuk minum yang cukup bisa mengakibatkan kinerja ginjal kucing harus bekerja ekstra keras.

Masalah yang sering terjadi jika kucing kekurangan kadar air dalam tubuhnya adalah urinary tract disorder atau biasa disebut dengan kencing batu. Gejala-gejalanya adalah kucing menjadi sulit untuk buang air, kencing berdarah, dan kucing menjadi sering menjilati area genitalnya karena merasakan ketidaknyamanan/sakit.

Oleh karena itu, sebaiknya berilah makanan basah untuk kucing anda daripada makanan dry food. Selain tidak memenuhi kadar air untuk kucing, makanan dry food juga kadar korbohidratnya tinggi yang sebenarnya tidak dibuthkan oleh kucing. Kebutuhan energy pada kucing di dapat dari protein dan lemak, oleh sebab itu kebutuhan akan karbihidrat sangat sedikit. Jadi makanan kucing kemasan yang baik adalah yang tidak mengandung biji-bijian (grain free) dan kandungan karbohidratnya tidak lebih dari 5%.

Bahan pengawet berbahaya bagi kucing


Selain pemberian makanan bernutrisi baik bagi kucing, kita juga harus mewaspadai makanan-makanan yang berbahaya jika dikonsumsinya. Makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya juga harus anda hindari karena dapat mengakibatkan kanker bagi kucing peliharaan, seperti BHA (Butylated Hydroxyanisole), Propyl gallate, Ethoxyquin, BHT (Butylated Hydroxytoluene), dan Propylene glycol.

Itulah jenis makanan kucing yang baik dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing. Jangan lupa juga pilihlah makanan kucing yang memiliki kandungan vitamin C dan vitamin E.
*referensi artikel kaskus, baca juga artikel kucing maine coon dan perawatannya.