Tips Aman Memandikan Kucing Di Rumah

Kucing akan terlihat lebih menarik jika bulu-bulunya bersih dan rapih, namun jika kondisi bulu badan sudah kelihatan kotor dan kumal tentu sangat tidak enak untuk dipandang. Untuk mendapatkan bulu kucing selalu terlihat bersih tentu diperlukan perawatan khusus, salah satunya adalah memandikan kucing kesayangan anda.

cara-aman-memandikan-kucing_653245

Memandikan kucing memang bukan suatu hal yang bisa dianggap mudah, terutama bagi anda yang baru memelihara dan belum pernah melakukannya karena bisa membuat kucing menjadi stress bahkan juga bisa melukai badan anda dengan cakarannya. Namun hal tersebut tidak akan terjadi jika anda mengikuti beberapa panduan berikut:

Persiapan memandikan kucing


1. Memotong kuku
Pemotongan kuku sebelum memandikan kucing merupakan cara untuk mengurangi luka akibat cakaran. Lakukanlah pemotongan kuku beberapa jam sebelum proses memandikan, sehingga kucing sudah merasa lebih tenang setelah kuku-kukunya dipotong.

2. Merapihkan bulu

sikat-bulu-kucing_326544

Langkah berikutnya adalah merapihkan bulu kucing dengan menyisir atau menyikatnya. Cara ini untuk membantu menghilangkan kotoran dan merapihkan bulu yang kusut, menyikat bulu sebelum memandikan juga akan lebih mudah daripada dalam keadaan basah. Lakukan hal ini secara pelan-pelan sambil anda mengelus-elus kucing sehingga kucing tidak merasa kesakitan saat bulu-bulunya dirapihkan.

3. Memilih waktu yang tepat
Anda perlu memilih waktu yang tepat dimana kucing sudah benar-benar siap untuk mandi, karena jika kucing tidak dalam keadaan siap maka bisa menggigit, mencakar, atau bahkan melarikan diri.

Pilih waktu ketika kucing dalam keadaan tenang, biasanya setalah makan (baca juga artikel Tips Memilih Makan Kucing Yang Baik). Anda juga bisa mengajak bermain terlebih dahulu sampai kucing merasa kelelahan. Selain itu anda juga dapat melakukan hal berikut:
  • Taruh beberapa mainan kucing di bak mandi (belum di isi air) yang akan kita gunakan, kemudian tempatkan kucing didalamnya selama beberapa menit. Setelah itu angkat kucing terlebih dahulu, kemudian anda masukan beri air sedikit dibak mandi dan masukan kembali kucing anda. Cara ini akan membuat kucing anda tidak merasa panik/takut saat mulai dimandikan, karena sudah bisa beradaptasi dengan bak mandi yang berisi air.

Mempersiapkan kamar mandi


1. Menutup kamar mandi
Saat anda dan kucing sudah berada dalam kamar mandi, maka anda harus menutup pintu. Hal ini untuk menghindari kucing melarikan diri saat sedang dimandikan. Menutup pintu juga untuk menhindari amukan kucing dan merusak benda-benda didalam rumah jika dia melarikan diri karena ketakutan. Jika didalam kamar mandi terdapat tempat sampah, maka singkirkan terlebih dahulu. Langkah ini untuk mengantisipasi kucing yang bisa jadi lari-lari di dalam kamar mandi dan akan menuju ke tempat sampah.

2. Membuat bak mandi aman untuk kucing
Beri alas bak mandi dengan handuk atau karpet agar tidak licin saat kucing berdiri di dalamnya.

3. Isi air hangat
Isi bak mandi dengan air yang hangat sebelum anda memasukan kucing kekamar mandi. Siapkan juga air hangat dalam wadah lainnya, misalnya ceret. Air ini berguna untuk membilas shampoo pada kucing.

masukan-kucing-dalam-bak-mandi

Jangan memandikan kucing langsung dari kran,  air deras yang keluar dari kran justru akan membuat kucing menjadi takut. Mandikanlah kucing dengan lembut dan menenangkan.

4. Gunakan pakaian pelindung

gunakan-sarung-tangan-dalam-memandikan

Untuk mengantisipasi dari cakaran kucing, ada baiknya anda menggunakan pakaian pelindung. Anda bisa memanfaatkan baju berlengan panjang yang sudah tidak terpakai dan gunakan juga sarung tangan.

Proses memandikan kucing


1. Kontrol kondisi kucing
Saat memandikan kucing, anda sebaiknya terus mengajak bicara dengan suara yang lembut. Terkandang kucing mencoba untuk keluar dari bak mandi, jika hal ini terjadi maka usahakan kedua kaki belakang tetap berpijak pada bak mandi. Pegang bagian tengkuk kucing dengan lembut agar tetap berada pada bak mandi. Namun bila merasa kesulitan maka anda harus mencari orang lain untuk membantu.

2. Lakukan bertahap
Lakukan pemandian tahap demi tahap agar kucing tidak memberontak. Mungkin bisa anda lakukan dengan membasahi kakinya terlebih dahulu kemudian berhenti. Kemudian bisa anda lakukan pembasahan kebagian lainnya.

Jangan gugup saat sedang memandikan kucing, karena kucing anda juga akan merespon dengan gugup juga. Lakukanlah secara tenang dan lembut saat sedang dalam proses memandikan kucing.

3. Cuci bulu kucing dengan shampoo

memberikan-shampo-kucing_326544

Gunakan shampoo yang memang dikhususkan untuk kucing. Cuci kucing anda dengan sedikit shampoo yang dicampur dengan air pada bagian leher, badan, kaki, perut, dan ekornya. Mulailah dari leher menuju bagian ekor dengan memijat secara lembut, sehingga kucing merasa tenang. Lakukan sama seperti anda mengelus atau membelai kucing.

4. Hindari shampoo pada bagian kepala
Bagian mata, hidung, mulut, dan telinga harus anda hindari terkena shampoo. Untuk meminimalkan air masuk kedalam telinga, anda bisa menutup dengan kapas yang berbahan lembut. Jangan lupa setelah selesai memandikan harus anda lepas kembali kapasnya. Penutupan telinga dengan kapas juga bisa membuat kucing lebih tenang karena tidak mendengar suara bising sekitarnya.

Jika anda memberikan shampoo anti kutu, maka hal pertama yang harus anda basahi terlebih dahulu adalah leher. Hal ini untuk menghindari kutu-kutu lari kebagian kepala, karena kutu akan mencari bagian yang kering.

5. Membilas shampoo
Bilas shampoo yang menempel pada kucing anda menggunakan air dari bak mandi. Kemudian kuras bak mandi dan isi kembali dengan air hangat untuk membilas kembali. Lakukan hal tersebut sampai tidak ada lagi shampoo yang menempel pada bulu-bulunya.

6. Membersihkan bagian wajah kucing
Untuk menghindari dari hal-hal yang beresiko, maka lebih baik pada bagian wajah cukup dibersihkan menggunakan lap basah.

7. Perhatikan kucing anda
Saat sedang memandikan kucing, sebaiknya anda juga memperhatikan tanda-tanda kucing yang sedang panik atau tertekan. Kucing yang sedang panik biasanya akan bersuara mendesis, menggeram, bersin, menangis, mengeong, dan terengah-engah. Jika kucing terlalu takut dengan apapun yang sedang anda lakukan, maka sebaiknya hentikan terlebih dahulu. Jangan meneruskan proses mandi karena akan membuat kucing menjadi stress atau bahkan anda bisa terluka.

Berikan rasa nyaman pada saat mandi, jangan melakukan sesuatu yang membuat kucing marah dan takut pada saat mandi di kemudian hari. Lebih baik melakukan secara perlahan-lahan, jika tidak bisa dimandikan saat ini bisa anda lakukan di lain harinya.

8. Gunakan kain basah
Jika memang kucing anda tidak mau mandi, maka sebagai gantinya adalah mengepel badan kucing dengan kain basah. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada bulu kucing.

Proses pengeringan bulu kucing

selimuti-kucing-dengan-handuk

  • Ambil handuk kering dan tekan dengan lembut ke badan kucing, kemudian selimuti kucing dengan dengan handuk dan gosok secara perlahan dan lembut seolah-olah anda sedang memijitnya. Saat handuk sudah terlalu basah, ganti dengan handuk lain yang kering. Lakukan hal ini sampai badan kucing sudah benar-benar terbebas dari air atau terlihat lembab. 
  • Pengeringan bulu. Kucing yang berambut pendek dapat mungkin bisa menyelesaikan pengeringan dengan hanya menduduki atau tiduran pada handuk yang kering. Sedangkan kucing yang berambut panjang seperti kucing jenis Persia, maka anda harus menyisir sampai bulu-bulunya benar-benar kering. Jika kucing tidak takut dengan pengering rambut, anda dapat menggunakannya namun di set terlebih dahulu pada kondisi hangat untuk mempercepat pengeringan rambut dari jarak yang sedikit jauh sambil menyisir bulu bagi kucing yang berbulu panjang.   
Beberapa langkah proses memandikan kucing diatas semoga bisa menambah pengetahuan bagi anda yang ingin memandikan kucing kesayangannya. Bagi yang tidak ingin repot lebih baik bawa kucing anda ke salon hewan yang anda percayai untuk memandikannya.