Jenis dan Cara Merawat Kelinci Peliharaan

Kelinci, semua pasti sudah tahu dengan hewan yang identik dengan telinga panjang ini. Kelinci atau biasa disebut dengan rabbits ini juga menjadi salah satu binatang peliharaan yang memiliki banyak penggemar. Selain karena bentuk dan tingkahnya lucu, cara merawat kelinci juga tergolong mudah.

Sebelum membahas cara merawat kelinci, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu jenis-jenis kelinci yang biasa di jadikan hewan peliharaan. Ada dua tipe jenis kelinci seperti dikutip dari gopetsamerica yaitu small/kecil dan medium. Berikut jenis-jenis kelinci peliharaan dan gambarnya.

Kelinci / Rabbits tipe small/kecil


1. American Fuzzy Lop
jenis-kelinci-peliharaan-american-fuzzy-lop

Kelinci jenis ini memiliki berat antara 1.4 hingga 1.8 kg serta bulu-bulu ditubuhnya panjang. Merawat rabbits american fuzzy lop memang agak sedikit susah karena dibutuhkan perawatan yang ekstra terutama masalah diet.

2. Britannia Petite
kelinci-britannia-petite

Kelinci kecil dengan berat tubuh kurang dari 1.2 kg. Britannia petite memiliki mata yang berwarna merah, telinga berdiri tegak serta bulu-bulunya sangat halus.

3. Himalayan
jenis-kelinci-himalayan

Berat tubuh dari kelinci Himalayan berkisar antara 1.3 sampai 2 kg. Jenis kelinci ini paling banyak dipelihara daripada jenis lainnya. Rabbits himalayan juga menjadi peliharaan popular di China, Rusia, serta Amerika. Jika anda ingin membeli kelinci sebagai hewan peliharaan, Himalayan sangat cocok karena memiliki tubuh yang kecil, berkarakter tenang, indah, dan mudah menanganinya.

4. Holland Lop
kelinci-holland-lop

Jenis kelinci ini memiliki kaki yang pendek serta kepalanya bulat. Telinga turun dengan rapat, panjang telinga yang ideal adalah tidak lebih dari 2.5cm dari dagunya. Bobot tubuh Holland Lop antara 1.2 hingga 2 kg.

5. Jersey Wooly
kelinci-jersey-wooly

Bulu-bulu panjang pada kelinci jenis ini sangat indah, sehingga perlu perawatan ekstra jika ingin memeliharanya.

6. Netherland Dwarf
kelinci-netherland-dwarf

Kelinci bertubuh kecil dengan berat berkisar antara 1.2 kg ini sangat ideal bagi peliharaan anak-anak kecil karena merupakan jenis kelinci yang paling mudah untuk dijinakkan.

7. Mini Rex
kelinci-jenis-mini-rex

Kelinci dengan bobot sekitar 2 kg ini memiliki telinga panjang dan tegak. Bulu-bulu pada jenis kelinci ini berukuran pendek. Namun kelinci jenis ini rentan terjadi penyakit pada kakinya, karena kurangnya bulu pelindung di sekitar kaki. Jadi cara merawat kelinci jenis ini juga harus ekstra hati-hati.

Kelinci tipe medium


1. English Angora
kelinci-english-angora_654201

Kelinci ini memiliki bulu yang sangat lebat serta mempunyai sifat yang mudah jinak dan sangat lembut. Bulu-bulu yang ideal dari kelinci English angora adalah yang mengembang, tidak mudah patah dan bulunya padat serta bulu pada bagian kaki membentuk seperti sepatu.

2. French Angora
kelinci-french-angora_654213

Tubuh dari kelinci French angora adalah bulat dan panjang serta telinga berdiri tegak. Bagian wajah kelinci ini tidak memiliki bulu.

3. Californian
californian-rabbits_654215

Jenis kelinci ini merupakan hasil silangan antara kelinci chincila, newzealand, dan Himalayan. Tubuh kelinci jenis ini panjang serta kuping berdiri tegak.

Sebenarnya masih banyak lagi jenis kelinci dengan tipe medium seperti Belgian Hare, American Sable, Hotot, Harlequin, Lilac, Palomino, Rex, Rhinelander, Satin, Satin Angora, dan Silver Marten. Untuk lebih detailnya anda bisa lihat disini.

Tips cara merawat kelinci


  1. Kelinci Jangan terlalu lama terkenar sinar matahari secara langsung dan juga jangan sampai kehujanan. Tempatkan kelinci pada ruang yang suhunya sejuk, karena jika kelinci ditempatkan pada suhu yang terlalu panas dapat mengakibatkan heat stroke serta tidak produktif dan rentan terserang penyakit.
  2. Hindari penempatan kandang kelinci dari terpaan angin secara langsung karena dapat mengakibatkan perut kembung dan akhirnya bisa sakit mencret, bahkan jika segera ditangani bisa berujung pada kematian.
  3. Berikan makanan pellet khusus untuk kelinci 2 kali sehari (porsi secukupnya saja) dan sediakan juga air untuk minum. Selain itu berikan juga sayur-sayuran segar dan buah-buahan serta jangan lupa hay (rumput kering, anda bisa membelinya di petshop) harus selalu ada agar gizinya tercukupi.
  4. Sering-seringlah diajak keluar untuk bermain dan melompat-lompat untuk melatih otot kelinci dan menghindari kegemukan.
  5. Jika anda memelihara kelinci yang memiliki bulu panjang, bersihkan selalu dan jangan lupa untuk menyisirnya. Potong bagian bulu yang sudah gimbal karena terkena kotoran maupun air kecingnya.
  6. Bersihkan kandang minimal 2 atau 3 hari sekali. Jika kandang sudah bau karena kotoran dan air kencing maka kelinci akan merasa pusing, nafsu makan berkurang, dan bisa mengakibatkan kegelisahan.
  7. Sediakan mainan yang bisa untuk digigit oleh kelinci, hal ini untuk menghindari tumbuh gigi yang tak terartur.
  8. Berikan makanan tambahan atau cemilan. Tetapi hindari makanan yang terlalu manis karena dapat membuat pencernaan kelinci terganggu. Anda bisa memberikan cemilan berupa apel.
  9. Hindari pemberian makanan manusia, seperti permen, susu, wafer coklat, dan lain-lain.
  10. Saat anda ingin mengangkat kelinci, jangan angkat dengan menarik bagian telinga ataupun dengan memegang perut bagian tengah. Angkat kelinci dengan cara menyelipkan tangan anda pada kedua kaki depan dan belakang, kemudian tangan yang satunya memegang bagian pantat.
  11. Ajari anak-anak anda cara mengangkat kelinci yang benar. Biasanya anak kecil selalu ingin menggendong kelinci dengan caranya sendiri.
Jenis dan cara merawat kelinci peliharaan diatas semoga dapat bermanfaat bagi anda. Rawatlah binatang peliharaan anda dengan baik dan benar agar tetap terjaga kesehatannya. Untuk jenis binatang peliharaan lainnya silahkan lihat di Other Pets